Pilpres AS vs PILGUB Jatim

13 11 2008

Tentunya kita masih ingat bahwa 4 Nopember 2008 kemarin telah terjadi 2 peristiwa yang sama-sama menghebohkan, yaitu Pemilihan Presiden AS dan Pemilihan Gubernur Jatim.

Di AS, suasana Pemilu tahun ini terasa beda karena Barrack Obama yang bertarung dengan John McCain merupakan Capres Kulit Hitam pertama (..sebentar lagi tentunya akan menjadi Presiden AS kulit hitam pertama karena Obama lah pemenangnya..). Pada Pemilu kali ini juga tercatat sebagai Pemilu paling ramai dimana jumlah warga yang ikut memilih pun melebihi rekor sebelumnya. Selain rekor tersebut, masih banyak rekor2 lain yang menyangkut Pemilu di AS ini mulai usia Capres yang kontras hingga jumlah dana kampanye.

Di Jawa Timur pun tak kalah seru. Pemilihan Gubernur (Pilgub) kali ini merupakan putaran ke-2. Banyak kejutan pula yang terjadi dimana pada putaran I pasangan Khofifah-Mudjiono (KaJi) yang tidak dijagokan justru mampu menyodok hingga lolos ke putaran II bersama Soekarwo-Gus Ipul (KarSa). Pelaksanaan Putaran II pun tak kalah seru. KaJi yang menurut hasil pengamatan dari beberapa Lembaga Survey unggul atas KarSa, justru saat penghitungan oleh KPU dinyatakan kalah dengan selisih hanya 0,39%.

***

Di antara dua fenomena yang terjadi berjauhan adalah komentar pihak yang kalah. Tentunya kita masih ingat bagaimana komentar pihak KaJi di berbagai media massa. Mulai memaparkan berbagai bukti pelanggaran hingga menuntut penghitungan ulang di daerah Madura.

Sekarang, kita lihat bagaimana reaksi McCain atas kekalahannya terhadap Obama. Berikut petikan pidato McCain :

Read the rest of this entry »





Sebelum mudik..

29 09 2008

Sebelum mudik kemarin (27 September 2008), aku sengaja mampir ke kak Wawan. Tadinya, mau ngambil kunci sanggar, tapi ternyata dah dibawa anak2..ehmm…gak jadi ke sanggar dech. Akhirnya, kita ngobrol2 ngalor ngidul…mulai tentang Pramuka (kebetulan beliau adalah salah satu korps Pembina 611) sampai Politik he…Saat ngobrol kemarin, ada hal yang menarik tentang Politik Garam….

Ceritanya, saat itu kira2 tahun 90-an, telah diresmikan sebuah masjid milik Muhammadiyah (..saya lupa nama masjidnya..yang jelas sampai sekarang bisa dilihat tandatangan Pak Amien di Batu Peresmiannya..) di Keputih gg.2. Masjid itu diresmikan oleh Bapak Amien Rais. Saat itu, beliau belum jadi “apa-apa” (..Mungkin saat itu, baru pulang dari AMrik ya…). Layaknya sebuah peresmian, selalu ada pdato peresmian. Nah, yang menarik adalah pidato peresmian dari Pak Amien. Kala itu, beliau menyebutkan bahwa Muhammadiyah bukan partai politik tetapi juga memainkan politik. Menurut beliau Muhammadiyah hanya memainkan 2 jenis politik, yaitu Politik Garam dan Politik Tingkat Tinggi.

Dalam pidatonya disebutkan bahwa garam adalah barang sepele, namun tidak ada masakan di dunia ini yang dalam pengolahannya tidak menggunakan garam. Jadi maksudnya, Muhammadiyah berperan seperti garam. Sepak terjangnya mungkin terlihat sepele, tetapi efeknya global. Sedang Politik Tingkat Tinggi adalah politik dengan rencana strategi yang matang. Strategi yang melalui telaah kritis dan ilmiah.

***

Tak heran kala itu, tahun 90-an, Pak Amien dianggap sebagai orang yang cerdas. Pada era dimana pidato dan ceramah selalu terkesan normatif, beliau justru mengangkat tema yang kritis.

Ya..kira2 itulah pelajaran dan wawasan baru sebelum mudik. Selamat Idul Fitri 1429 H. Mohon maaf Lahir dan Batin.

NB : saya bukan orang Muhammadiyah atau ormas Islam lainnya..aku hanya seorang yang ingin belajar tentang kehidupan





Obama for US President

28 08 2008

Obama semakin dekat dengan kursi kepresidenan AS. Bill Clinton dan Hillary Clinton yang menjadi lawan Obama di Partai Demokrat pun menyampaikan dukungannya dalam sebuah pidato. Ini transkrip lengkap:

President Clinton: What a year we Democrats have had. The primary began with an all-star lineup. And it came down to two remarkable Americans locked in a hard-fought contest right to the very end. That campaign generated so much heat, it increased global warming. Read the rest of this entry »