Absolutely S.Si

12 10 2009

Alhamdulillah, setelah 6 tahun berkutat dengan diktat kuliah…Akhirnya dengan resmi kusandang gelar Sarjana Sains (S.Si). Walaupun sehrusnya sejak April kemarin dah slesai sidang, namun wisuda tetap bulan Oktober 2009. But it’s OK, because it’s unforgettable moment. Ya…wisuda kali ini adalah wisuda ke-99 dengan 3099 wisudawan…Wooooww…angka yang cantik…
Terima kasih ya Allah. Terima kasih Bapak dan Ibu yang tak henti mendoakan ankmu ini. Terima kasih untuk pak Lukman Atmaja dan Pak Hamzah Fansuri atas bimbingannya. Terima kasih untuk pak Nadjib yang telah menjadi Dosen Wali selama saya di ITS.
Dan hari ini, akan kutinggalkan 6 tahun kenangan di Surabaya untuk melanjutkan hidup…
Bye SURABAYA..!!!





de facto I am SSi, de jure not yet..

18 04 2009

Well, setelah 6 tahun berjuang..akhirnya hari ini menjadi hari penentuannya…Jumat, 17 April 2009 pukul 13.00 WIB ujian telah dimulai…
setelah hampir 2 jam di dalam ruangan beradu argumen mempertahankan apa yang kukerjakan selama 2 semester..akhirnya dihargai dengan pantas…
keringat bercucuran, belajar dengan kebingungan, kecapekan setelah naik gunung (..lho koq..) akhirnya terbayar lunas…
aku tidak harus mengulang sidang tugas akhir lagi…alias aq LULUS…
dan harus sabar menunggu sampai September untuk dengan resmi memakai gelar SSi, Sarjana Sains..
Chemistry, here I come…with my knowledge about geopolymer..





Geopolimer lagi…

3 07 2008

Geopolimer dapat didefinisikan sebagai material yang dihasilkan dari geosintesis aluminosilikat polimerik dan alkali-silikat yang menghasilkan kerangka polimer SiO4 dan AlO4 yang terikat secara tetrahedral (Davidovits, 1994). Saat SiO2 dan Al2O3 terikat secara tetrahedral dengan berbagi atom oksigen, harus ada ion positif (Na+, K+, Ca++, Mg++, NH4+) dalam lubang kerangka untuk menyeimbangkan muatan negatif dari Al3+ dalam bentuk koordinasi IV. Secara umum, geopolimer memiliki bentuk dasar polisialate dengan rumus empirik sebagai berikut

Mn{-(SiO2)z-AlO2}n, wH2O

dimana M adalah kation seperti ion kalsium, natrium atau kalium dan n adalah derajat polikondensasi, z adalah 1, 2, 3. Polisialate memiliki fase amorf hingga semi kristalin. Berikut ini struktur 3 dimensi polisialate amorf hingga semikristalin

Struktur 3 dimensi Polysialate (Davidovits, 1994)

Read the rest of this entry »