sejam..dua jam..tiga jam berlalu
tak terasa bedug adzan dzuhur tlah bertalu
dan aku..
mulai menikmati, mulai menghayati
saat2 asam lambung
mulai mengikis lemak di perut yang kembung
waktu Ashar yang tadinya gusar menjadi debar
debar menunggu bedug maghrib bertalu
Ramadhan…selalu datang dengan sejuta kejutan
bahkan kala malam sunyi pun masih tersimpan kejutan
walau hanya sekedar bunyi petasan
Advertisement